Artikel ini ditulis oleh: M. Jarim, mahasiswa program
studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UNIDA Gontor, tahun 2020.
Alhamdulillah pada kesempatan kali ini kita masih
diberikan oleh allah kenikmatan berupa kesehatan sehingga kita dapat belajar
kembali mengenai ilmu ilmu Al-Qur’an (Ulumul Al-Qur’an). Kali ini kami akan
pelajaran Ulumu Al-Qur’an yaitu Asbab Al-Nuzul.
Sebelum kita melangkah lebih jauh mengenai Asbab Al-Nuzul
alangkan baiknya kita terlebih dulu mengetahuai definisi Asbab Al-Nuzul.
1. Definisi Asbab
Al-Nuzul
Jadi dari beberapa buku yang telah kami baca bahwa Nuzul
Al-Qur’an atau yang di Indonesia sering di tulis Nuzulul Qur’an terdiri dari
dua kata, yakni Nuzul dan Qur’an. Kata Nazala itu sendiri dalam bahasa arab
berarti الهبوط من علوا الي سفل yakni, meluncur dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Nah Di
dalam hubungannya dengan pembahasan Nuzul Al-Qur’an, disni saya mengutip
perkataan syekh Abd Al-Wahhab Abd Al-Majid Ghazlan didalam Al-Bayan fi
Mabahitsi ‘Ulum Al-Qur’an-nya, yang dimaksud dengan nuzul disini adalah
turunnya sesuatu dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah dan
sesuatu itu tidak lain adalah Al-Qur’an. Hanya kemudian syekh Ghazlan
berkomentar, “oleh karena yang turun itu bukan berbentuk fisik, maka pengertian
Nuzul disini bisa mengandung pengertian kiasan (majazi), dan apabila yang
dimaksud turun adalah lafaz, maka nuzunn berarti AL-Ishal (penyampaian) dan Al-I’lam
(penginformasian).
Akan tetapi dari buku
yang saya baca tentang Ulumul Qur’an karya Dr. Fahd Bin Abdurrahman Ar-Rumi
mangatakan bahwasanya yang dimaksud dengan Asbab Al-Nuzul adalah “peristiwa
yang melatarbelakangi pada saat turunnya
Al-Qur’an”. Seperti peristiwa yang terjadi saat turunnya Al-Qur’an, lalu turun
satu atau beberapa ayat yang menjelaskan hukum pada peristiwa tersebut; atau
seperti pertanyaan yang dihadapkan kepada Rasul SAW., lalu turunlah satu ayat
atau beberapa ayat dari Al-Qur’an, yang didalamnya terdapat jawabannya.
2. Sebab turunnya ayat Al-Qur’an
berkaitan dengan sabab
sebab turunnya ayat Al-Qur’an. Bisa saya katakan peristiwa Nuzulnya ayat
Al-Qur’an ada dua macam. Pertama, ayat yang diturunkan tanpa ada keterkaitannya
dengan sebab tertentu, hanya semata-mata sebagai hidayah bagi manusia. Kedua,
ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan lantaran adanya sebab atau kasus tertentu
misalnya, pertanyaan yang diajukan oleh umat islam atau bukan orang islam
kepada Rasulullah Saw. Atau adanya kasus tertentu yang memrlukan jawaban
sebagai sikap syariat islam terhadap kasus tersebut. Ayat-ayat semacam inilah
yang dibahas dalam kaitannya dengan pembicaraan Asbab Al-Nuzul.
Dan begitu juga para
pakar ilmu-ilmu Al-Qur’an, misalnya Syekh Abd Al-‘Azhim Al-Zarqaniy dalam
Manahil Al-Irfan-nya mendefinisikan sebab sebab turunnya Al-Qur’an sebagai
kasus atau sesuatu yang terjadi yang ada hubungannya dengan turunnya ayat, atau
ayat-ayat Al-Qur’an sebagai penjelasan hukum pada saat terjadinya kasus
tertentu.
3. Faedah mengetahui dan mempelajari Asbab Al-Nuzaul
Karena ilmu Asbab
Al-Nuzul ini sangat penting dalam pandangan ulama, maka pasti ada faedah dari
mempelajarinya, dari beberapa buku Ulumul Al-Qur’an yang telah saya baca ada
beberapa faedah manfaat mempelajarinya di antaranya:
1.
Mengetahui hikmah
Allah secara yakin mengenai semua masalah yang diisyaratkan melalui wahyu atau
ayat-ayat yang dinuzulkannya, baik bagi orang yang sudah beriman maupun yang
belum beriman.
2.
Membantu memahami
kandungan Al-Qur;an, sekaligus menghilangkan keragu-raguan dalam memahaminya.
3.
Dapat mengkhususkan
hukum pada sebab menurut ulama ulama yang memandang bahwa yang mesti
diperhatikan adalah kekhususan sebab, bukan keumuman lafaz العبرة بخصوص السبب لا بعموم اللفظ.
4.
Dapat mengetahui bahwa
sebab nuzul ayat tidak pernah keluar dari hukum yang terkandung dalam ayat
tersebut.
5.
Membantu mempermudah
penghapalan dan pemahaman.
Refrensi artikel:
1.
Ulumul Qur’an, karya
Dr. Fahd Abdurrahan Ar-Rumi
2.
Ulumul Qur’an, Karya
Drs. Supiana, M. Ag. dkk
3.
Ulumul Qur’an, karya Dr.
Acep Hermawan, M. Ag.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar